Safari Ramadhan 3 1934H Di Masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta

Safari Ramadhan 3 1934H Di Masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta yang kemarin ke 2 di pathok negoro sekarang di sini, bernostalgia jaman kuliah yang dulunya kos disamping masjid ini, yang hanya 10 langkah sudak sampai di masjid, sungguh nikmatnya dulu kos di sekat masjid ini beribadah dekat dan tidak takut akan ketingglan sholat, tinggal sayanya saja nelat atau tidak hehehehe

Lama sekali tidak beribadah di masjid ini, masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta subhanallah semakin megah dan nyaman untuk beribadah, sekarang masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta menjadi 2 tingkat dan terlihat mewah di dalamnya adem menentramkan.

Ketiak traweh di sini, datangnya telat sih karena dari minomartani :D, sesampai di masjid ini sudah melaksanakn sholat isya, dan ternyata penuh di lantai 1 dan akhirnya naik lantai yang baru terisi 4 shop, tapi tak apa akhirnya masuk shop dan melaksanakn sholat isya dengan khusuk.

Selesai sholat isya, seperti biasa masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta mengumumkan jatak yang akan mengeluarkan takjilan :D dan selanjutnya di isi dengan kultum ku dengarkan dengan hikmat di mana intinya mengajak kita semua untuk beribadah berjamaah di masjid agar di catat sama malaikat kita sholat khusuk. selesai kultum di lanjutkan dengan sholat traweh 23 rekaat + witir. Sholat di masjid Assalamah Mancasan Kidul Yogyakarta tidak begitu cepat dan tidak begitu lambat pas menurut saya, dan akhirnya sholat selesai jam 20.07 dan pulangnya di sambut gerimis sama seperti kedatangannya tadi di sambut ujan hehehe

eh keluar ada gorengan dan risol gua ambil dah untuk di makan di jalan hehe, dah cukup sekian crita di hari ke 3 ini lanjut di hari ke 4 yah kawan :D

Safari Ramadhan 2 1934H Di Masjid Pathok Negoro Plosoluning

Safari Ramadhan 2 1934H Di Masjid Pathok Negoro Plosoluning
Safari Ramadhan 2 1934H Di Masjid Pathok Negoro Plosoluning setelah kemarin di minomartani kini berlanjut ke masjid ini, kesan pertma masjin ini sepertinya penuh sejarah dari namanya saja Pathok Negoro pasti ada artinya silahkan cari di google :D

Dari sisi bangunannya bernuansa kejawen, dan ketika mengikuti traweh di masjid Pathok Negoro memang betul kental akan islam kejawen, dan di sini tidak ada kultum setelah sholat isya, dan masjid ini penuh jamaahnya senang sekali saya bisa berkesempatan traweh di sini, dengan 23 rekaat + witir dilaksanakan dengan hikmat dan khusuk. Semua kalangan tua, muda, anak, ibuk, berkumpul demi satu tujuan untuk beribadah dan berlomba2 dalam kebaikan.

Ingin rasanya merasakan traweh di 5 masjid Pathok Negoro yang tersebar di Yogyakarta, cukup sekian sharing pengalaman trawih di masjid Pathok Negoro di sambung lain waktu kawan :D

Safari Ramadhan 1 1934H Di Masjid Jami' At Taqwa Minomartani

Safari Ramadhan 1 Di Masjid Jami' At Taqwa Minomartani
Tak terasa bulan ramadhan tlah tiba dan alhamdulillah masih di beri kesempatan untuk menunaikannya alhamdulillah ya ALLAH :). Mari berlomba lomba dalam kebaikan di bulan yang pernuh berkah ini. Tarawih pertama yang jatuh hari selasa penuh hikmat di lakukan di masjid Jami' At Taqwa Minomartani yang megah nan indah dengan nuansa kesederhanaan menghiasi masjid ini.

Keramahan para pengurus menjadi sapaan yang hikmat untuk para jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah. Traweh yang berjumlah 11 rekaan beserta witir di imammi dengan lantunan ayat demi ayat yang amat menerdu terbawa hembusan angin hingga menyentuh telinga dan menentramkan hati sholatpun jadi khusuk.

Safari ramadahn pun tak terhenti di sini, masih berlanjut ke masjid lainnya :D, bagi teman teman yang melewati kawsan minomartani mampirlah sejenak untuk mengikuti traweh di masjid yang megah ini :)

Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik

Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik
Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik | Hai kawan-kawan erblog yang setia, kali ini erblog akan berbagi tentang Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrikdan semoga artikel tentang Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik bermanfaat untuk teman-teman semua. Oke langsung saja untuk membaca atikel tentang Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik Demikian artikel 

SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

2-1 Pengertian dan Fungsi Distribusi Tenaga Listrik

2-1-1 Pengertian Distribusi Tenaga Listrik

Sistem Distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik. Sistem distribusi ini berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya listrik besar (Bulk Power Source) sampai ke konsumen. Jadi fungsi distribusi tenaga listrik adalah; 
1) pembagian atau penyaluran tenaga listrik ke beberapa tempat (pelanggan), dan 
2) merupakan sub sistem tenaga listrik yang langsung berhubungan dengan pelanggan, karena catu daya pada pusat-pusat beban (pelanggan) dilayani langsung melalui jaringandistribusi. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik besar dengan tegangan dari 11 kV sampai 24 kV dinaikan tegangannya oleh gardu induk dengan transformator penaik tegangan menjadi 70 kV ,154kV, 220kV atau 500kV kemudian disalurkan melalui saluran transmisi. Tujuan menaikkan tegangan ialah untuk memperkecil kerugian daya listrik pada saluran transmisi, dimana dalam hal ini kerugian daya adalah sebanding dengan kuadrat arus yang mengalir (I2.R). Dengan daya yang sama bila nilai tegangannya diperbesar, maka arus yang mengalir semakin kecil sehingga kerugian daya juga akan kecil pula. Dari saluran transmisi, tegangan diturunkan lagi menjadi 20 kV dengan transformator penurun tegangan pada gardu induk distribusi, kemudian dengan sistem tegangan tersebut penyaluran tenaga listrik dilakukan oleh saluran distribusi primer. Dari saluran distribusi primer inilah gardu-gardu distribusi mengambil tegangan untuk diturunkan tegangannya dengan trafo distribusi menjadi sistem tegangan rendah, yaitu 220/380Volt. Selanjutnya disalurkan oleh saluran distribusi sekunder ke konsumen-konsumen. Dengan ini jelas bahwa sistem distribusi merupakan bagian yang penting dalam sistem tenaga listrik secara keseluruhan.
Pada sistem penyaluran daya jarak jauh, selalu digunakan tegangan setinggi mungkin, dengan menggunakan trafo-trafo step-up. Nilai tegangan yang sangat tinggi ini (HV,UHV,EHV) menimbulkan beberapa konsekuensi antara lain: berbahaya bagi lingkungan dan mahalnya harga perlengkapanperlengkapannya, selain menjadi tidak cocok dengan nilai tegangan yang dibutuhkan pada sisi beban. Maka, pada daerah-daerah pusat beban tegangan saluran yang tinggi ini diturunkan kembali dengan menggunakan trafo-trafo step-down. Akibatnya, bila ditinjau nilai tegangannya, maka mulai dari titik sumber hingga di titik beban, terdapat bagian-bagian saluran yang memiliki nilai tegangan berbeda-beda.

2-1-2 Pengelompokan Jaringan Distribusi Tenaga Listrik

Untuk kemudahan dan penyederhanaan, lalu diadakan pembagian serta pembatasan-pembatasan seperti pada Gambar 3-2:
Daerah I : Bagian pembangkitan (Generation)
Daerah II : Bagian penyaluran (Transmission) , bertegangan tinggi (HV,UHV,EHV)
Daerah III : Bagian Distribusi Primer, bertegangan menengah (6 atau 20kV).
Daerah IV : (Di dalam bangunan pada beban/konsumen), Instalasi, bertegangan rendah
Berdasarkan pembatasan-pembatasan tersebut, maka diketahui bahwa porsi materi Sistem Distribusi adalah Daerah III dan IV, yang pada dasarnya dapat dikelasifikasikan menurut beberapa cara, bergantung dari segi apa kelasifikasi itu dibuat.
Dengan demikian ruang lingkup Jaringan Distribusi adalah:
a. SUTM, terdiri dari : Tiang dan peralatan kelengkapannya, konduktor dan peralatan per-lengkapannya, serta peralatan pengaman dan pemutus. 
b. SKTM, terdiri dari : Kabel tanah, indoor dan outdoor termination, batu bata, pasir dan lain-lain.
c. Gardu trafo, terdiri dari : Transformator, tiang, pondasi tiang, rangka tempat trafo, LV panel, pipa-pipa pelindung, Arrester, kabel-kabel, transformer band, peralatan grounding, dan lain-lain.
d. SUTR dan SKTR terdiri dari: sama dengan perlengkapan/ material pada SUTM dan SKTM. Yang membedakan hanya dimensinya.

2-2. Klasifikasi Saluran Distribusi Tenaga Listrik

Secara umum, saluran tenaga Listrik atau saluran distribusi dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

2-2-1. Menurut nilai tegangannya:

2-2-1-1 Saluran distribusi Primer.
Terletak pada sisi primer trafo distribusi, yaitu antara titik Sekunder trafo substation (G.I.) dengan titik primer trafo distribusi. Saluran ini bertegangan menengah 20kV. Jaringan listrik 70 kV atau 150 kV, jika langsung melayani pelanggan , bisa disebut jaringan distribusi. 2-2-1-2 Saluran Distribusi Sekunder, Terletak pada sisi sekunder trafo distribusi, yaitu antara titik sekunder dengan titik cabang menuju beban 

2-2-2 Menurut bentuk tegangannya:

a. Saluran Distribusi DC (Direct Current) menggunakan sistem tegangan searah.
b. Saluran Distribusi AC (Alternating Current) menggunakan sistem tegangan bolak-balik.

2-2-3 Menurut jenis/tipe konduktornya:

a. Saluran udara, dipasang pada udara terbuka dengan bantuan support (tiang) dan perlengkapannya, dibedakan atas:
- Saluran kawat udara, bila konduktornya telanjang, tanpa isolasi pembungkus.
- Saluran kabel udara, bila konduktornya terbungkus isolasi.
b. Saluran Bawah Tanah, dipasang di dalam tanah, dengan menggunakan kabel tanah (ground cable).
c. Saluran Bawah Laut, dipasang di dasar laut dengan menggunakan kabel laut (submarine cable)

2-2-4 Menurut susunan (konfigurasi) salurannya:

a. Saluran Konfigurasi horisontal:
Bila saluran fasa terhadap fasa yang lain/terhadap netral, atau saluran positip terhadap negatip (pada sistem DC) membentuk garis horisontal.

2-2-5 Menurut Susunan Rangkaiannya

Dari uraian diatas telah disinggung bahwa sistem distribusi di bedakan menjadi dua yaitu sistem distribusi primer dan sistem distribusi sekunder.
2-2-5-1 Jaringan Sistem Distribusi Primer
Sistem distribusi primer diguna kan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu induk distribusi ke pusat-pusat beban. Sistem ini dapat mengguna kan saluran udara, kabel udara, maupun kabel tanah sesuai dengan tingkat keandalan yang diinginkan dan kondisi serta situasi lingkungan. Saluran distribusi ini direntangkan sepanjang daerah yang akan di suplai tenaga listrik sampai ke pusat beban. Terdapat bermacam-macam bentuk rangkaian jaringan distribusi primer.
1) Jaringan Distribusi Radial.
Bila antara titik sumber dan titik bebannya hanya terdapat satu saluran (line), tidak ada alternatif saluran lainnya. Bentuk Jaringan ini merupakan bentuk dasar, paling sederhana dan paling banyak digunakan. Dinamakan radial karena saluran ini ditarik secara radial dari suatu titik yang merupakan sumber dari jaringan itu,dan dicabang-cabang ke titik-titik beban yang dilayani.
Catu daya berasal dari satu titik sumber dan karena adanya pencabangan-pencabangan tersebut, maka arus beban yang mengalir sepanjang saluran menjadi tidak sama besar.
Oleh karena kerapatan arus (beban) pada setiap titik sepanjang saluran tidak sama besar, maka luas penampang konduktor pada jaringan bentuk radial ini ukurannya tidak harus sama. Maksudnya, saluran utama (dekat sumber) yang menanggung arus beban besar, ukuran penampangnya relatip besar, dan saluran cabang-cabangnya makin ke ujung dengan arus beban yang lebih kecil, ukurannya lebih kecil pula.
Spesifikasi dari jaringan bentuk radial ini adalah:
a). Bentuknya sederhana.(+)
b). Biaya investasinya relatip murah.(+)
c). Kualitas pelayanan dayanya relatip jelek, karena rugi tegangan dan rugi daya yang terjadi pada saluran relatip besar.(-)
d). Kontinyuitas pelayanan daya tidak terjamin, sebab antara titik sumber dan titik beban hanya ada satu alternatif saluran sehingga bila saluran tersebut mengalami gangguan, maka seluruh rangkaian sesudah titik gangguan akan mengalami "black out" secara total.(-)
Untuk melokalisir gangguan, pada bentuk radial ini biasanya diperlengkapi dengan peralatan pengaman berupa fuse, sectionaliser, recloser, atau alat pemutus beban lainnya, tetapi fungsinya hanya membatasi daerah yang mengalami pemadaman total, yaitu daerah saluran sesudah/dibelakang titik gangguan, selama gangguan belum teratasi. Jadi, misalkan gangguan terjadi di titik F, maka daerah beban K, L dan M akan mengalami pemadaman total (Gambar 2-10). Jaringan distribusi radial ini memiliki beberapa bentuk modifikasi, antara lain:
(1). Radial tipe pohon.
(2). Radial dengan tie dan switch pemisah.
(3). Radial dengan pusat beban.
(4). Radial dengan pembagian phase area.
(1) Jaringan Radial tipe Pohon
Bentuk ini merupakan bentuk yang paling dasar. Satu saluran utama dibentang menurut kebutuhannya, selanjutnya dicabangkan dengan saluran cabang (lateral penyulang) dan lateral penyulang ini dicabang-cabang lagi dengan sublateral penyulang (anak cabang). Sesuai dengan kerapatan arus yang ditanggung masing-masing saluran, ukuran penyulang utama adalah yang terbesar, ukuran lateral adalah lebih kecil dari penyulang utama, dan ukuran sub lateral adalah yang terkecil.
(2) Jaringan radial dengan tie dan switch pemisah.
Bentuk ini merupakan modifikasi bentuk dasar dengan menambahkan tie dan switch pemisah, yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan bagi konsumen, dengan cara menghubungkan areaarea yang tidak terganggu pada penyulang yang bersangkutan, dengan penyulang di sekitarnya. Dengan demikian bagian penyulang yang terganggu dilokalisir, dan bagian penyulang lainnya yang "sehat" segera dapat dioperasikan kembali, dengan cara melepas switch yang terhubung ke titik gangguan, dan menghubungkan bagian penyulang yang sehat ke penyulang di sekitarnya.
(3). Jaringan radial tipe pusat beban.
Bentuk ini mencatu daya dengan menggunakan penyulang utama (main feeder) yang disebut "express feeder" langsung ke pusat beban, dan dari titik pusat beban ini disebar dengan menggunakan "back feeder" secara radial.
(4) Jaringan radial dengan phase area
Pada bentuk ini masing-masing fasa dari jaringan bertugas melayani daerah beban yang berlainan. Bentuk ini akan dapat menimbulkan akibat kondisi sistem 3 fasa yang tidak seimbang (simetris), bila digunakan pada daerah beban yang baru dan belum mantap pembagian bebannya. Karenanya hanya cocok untuk daerah beban yang stabil dan penambahan maupun pembagian bebannya dapat diatur merata dan simetris pada setiap fasanya.
2) Jaringan distribusi ring (loop).
Bila pada titik beban terdapat dua alternatip saluran berasal lebih dari satu sumber. Jaringan ini merupakan bentuk tertutup, disebut juga bentuk jaringan "loop". Susunan rangkaian penyulang membentuk ring, yang memungkinkan titik beban dilayani dari dua arah penyulang, sehingga kontinyuitas pelayanan lebih terjamin, serta kualitas dayanya menjadi lebih baik, karena rugi tegangan dan rugi daya pada saluran menjadi lebih kecil.
Bentuk loop ini ada 2 macam, yaitu:
(a). Bentuk open loop:
Bila diperlengkapi dengan normally-open switch, dalam keadaan normal rangkaian selalu terbuka.
(b). Bentuk close loop
Bila diperlengkapi dengan normally-close switch, yang dalam keadaan normal rangkaian selalu tertutup.
3) Jaringan distribusi Jaring-jaring (NET)
Merupakan gabungan dari beberapa saluran mesh, dimana terdapat lebih satu sumber sehingga berbentuk saluran interkoneksi. Jaringan ini berbentuk jaring-jaring, kombinasi antara radial dan loop.
Titik beban memiliki lebih banyak alternatip saluran/penyulang, sehingga bila salah satu penyulang terganggu, dengan segera dapat digantikan oleh penyulang yang lain. Dengan demikian kontinyuitas penyaluran daya sangat terjamin.
Spesifikasi Jaringan NET ini adalah:
1). Kontinyuitas penyaluran daya paling terjamin.(+)
2). Kualitas tegangannya baik, rugi daya pada saluran amat kecil.(+)
3). Dibanding dengan bentuk lain, paling flexible (luwes) dalam mengikuti pertumbuhan dan perkembangan beban. (+}
4). Sebelum pelaksanaannya, memerlukan koordinasi perencanaan yang teliti dan rumit. (-)
5). Memerlukan biaya investasi yang besar (mahal) (-)
6). Memerlukan tenaga-tenaga terampil dalam pengoperasian nya.(-)
Dengan spesifikasi tersebut, bentuk ini hanya layak (feasible) untuk melayani daerah beban yang benar-benar memerlukan tingkat keandalan dan kontinyuitas yang tinggi, antara lain: instalasi militer, pusat sarana komunikasi dan perhubungan, rumah sakit, dan sebagainya. Karena bentuk ini merupakan jaringan yang menghubungkan beberapa sumber, maka bentuk jaringan NET atau jaring-jaring disebut juga jaringan "interkoneksi".
4) Jaringan distribusi spindle.
Selain bentuk-bentuk dasar dari jaringan distribusi yang telah ada, maka dikembangkan pula bentuk-bentuk modifikasi, yang bertujuan meningkatkan keandalan dan kualitas sistem. Salah satu bentuk modifikasi yang populer adalah bentuk spindle, yang biasanya terdiri atas maksimum 6 penyulang dalam keadaan dibebani, dan satu penyulang dalam keadaan kerja tanpa beban. Perhatikan gambar 2-22. Saluran 6 penyulang yang beroperasi dalam keadaan berbeban dinamakan "working feeder" atau saluran kerja, dan satu saluran yang dioperasikan tanpa beban dinamakan "express feeder".
Fungsi "express feeder" dalam hal ini selain sebagai cadangan pada saat terjadi gangguan pada salah satu "working feeder", juga berfungsi untuk memperkecil terjadinya drop tegangan pada sistem distribusi bersangkutan pada keadaan operasi normal. Dalam keadaan normal memang "express feeder" ini sengaja dioperasikan tanpa beban. Perlu diingat di sini, bahwa bentuk-bentuk jaringan beserta modifikasinya seperti yang telah diuraikan di muka, terutama dikembangkan pada sistem jaringan arus bolak-balik (AC).
5) Saluran Radial Interkoneksi
Saluran Radial Interkoneksi yaitu terdiri lebih dari satu saluran radial tunggal yang dilengkapi dengan LBS/AVS sebagai saklar inerkoneksi. Masing-masing tipe saluran tersebut memiliki spesifikasi sendiri, dan agar lebih jelas akan dibicarakan lebih lanjut pada bagian lain. Pada dasarnya semua beban yang memerlukan tenaga listrik, menuntut kondisi pelayanan yang terbaik, misalnya dalam hal stabilitas tegangannya, sebab seperti telah dijelaskan, bila tegangan tidak nominal.
dan tidak stabil, maka alat listrik yang digunakan tidak dapat beroperasi secara normal, bahkan akan mengalami kerusakan. Tetapi dalam prakteknya, seberapa besar tingkat pelayanan terbaik dapat dipenuhi, masih memerlukan beberapa pertimbangan, mengingat beberapa alasan. 
Digunakan untuk daerah dengan :
- Kepadatan beban yang tinggi
- Tidak menuntut keandalan yang terlalu tinggi
Secara umum, baik buruknya sistem penyaluran dan distribusi tenaga listrik terutama adalah ditinjau dari hal-hal berikut ini:
1). Kontinyuitas Pelayanan yang baik, tidak sering terjadi pemutusan, baik karena gangguan maupun karena hal-hal yang direncanakan. Biasanya, kontinyuitas pelayanan terbaik diprioritaskan pada beban-beban yang dianggap vital dan sama sekali tidak dikehendaki mengalami pemadaman, misalnya: instalasi militer, pusat pelayanan komunikasi, rumah sakit, dll.
2). Kualitas Daya yang baik, antara lain meliputi:
- kapasitas daya yang memenuhi.
- tegangan yang selalu konstan dan nominal.
- frekuensi yang selalu konstan (untuk sistem AC).
Catatan: Tegangan nominal di sini dapat pula diartikan kerugian tegangan yang terjadi pada saluran relatif kecil sekali.
3). Perluasan dan Penyebaran daerah beban yang dilayani seimbang.
Khususnya untuk sistem tegangan AC 3 fasa, faktor keseimbangan/kesimetrisan beban pada masing-masing fasa perlu diperhatikan.
Bagaimana pengaruh pembebanan yang tidak simetris pada suatu sistem distribusi, akan dibicarakan lebih lanjut dalam bagian lain.
4). Fleksibel dalam pengembangan dan perluaan daerah beban.
Perencanaan sistem distribusi yang baik, tidak hanya bertitik tolak pada kebutuhan beban sesaat, tetapi perlu diperhatikan pula secara teliti mengenai pengembangan beban yang harus dilayani, bukan saja dalam hal penambahah kapasitas dayanya, tetapi juga dalam hal perluasan daerah beban yang harus dilayani.
5). Kondisi dan Situasi Lingkungan. Faktor ini merupakan pertimbangan dalam perencanaan untuk menentukan tipetipe atau macam sistem distribusi mana yang sesuai untuk lingkungan bersangkutan, misalnya tentang konduktornya, konfigurasinya, tata letaknya, dsb. termasuk pertimbangan segi estetika (keindahan) nya.
6). Pertimbangan Ekonomis. Faktor ini menyangkut perhitungan untung rugi ditinjau dari segi ekonomis, baik secara komersiil maupun dalam rangka penghematan anggaran yang tersedia.
2-2-5-2 Jaringan Sistem Distribusi Sekunder Sistem distribusi sekunder digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik dari gardu distribusi ke beban-beban yang ada di konsumen. Pada sistem distribusi sekunder bentuk saluran yang paling banyak digunakan ialah sistem radial. Sistem ini dapat menggunakan kabel yang berisolasi maupun konduktor tanpa isolasi. Sistem ini biasanya disebut sistem tegangan rendah yang langsung akan dihubungkan kepada konsumen/pemakai tenaga listrik dengan melalui peralatan-peralatan sbb:
1) Papan pembagi pada trafo distribusi,
2) Hantaran tegangan rendah (saluran distribusi sekunder).
3) Saluran Layanan Pelanggan (SLP) (ke konsumen/pemakai)
4) Alat Pembatas dan pengukur daya (kWH. meter) serta fuse atau pengaman pada pelanggan.
2-3 Tegangan Sistem Distribusi Sekunder
Ada bermacam-macam sistem tegangan distribusi sekunder menurut standar;
(1) EEI : Edison Electric Institut,
(2) NEMA (National Electrical Manufactures Association). Pada dasarnya tidak berbeda dengan sistem distribusi DC, faktor utama yang perlu diperhatikan adalah besar tegangan yang diterima pada titik beban mendekati nilai nominal, sehingga peralatan/beban dapat dioperasikan secara optimal. Ditinjau dari cara pengawatannya, saluran distribusi AC dibedakan atas beberapa macam tipe, dan cara pengawatan ini bergantung pula pada jumlah fasanya, yaitu:
1. Sistem satu fasa dua kawat 120 Volt
2. Sistem satu fasa tiga kawat 120/240 Volt
3. Sistem tiga fasa empat kawat 120/208 Volt
4. Sistem tiga fasa empat kawat 120/240 Volt
5. Sistem tiga fasa tiga kawat 240 Volt
6. Sistem tiga fasa tiga kawat 480 Volt
7. Sistem tiga fasa empat kawat 240/416 Volt
8. Sistem tiga fasa empat kawat 265/460 Volt
9. Sistem tiga fasa empat kawat 220/380 Volt
Di Indonesia dalam hal ini PT. PLN menggunakan sistem tegangan 220/380 Volt. Sedang pemakai listrik yang tidak menggunakan tenaga listrik dari PT. PLN, menggunakan salah satu sistem diatas sesuai dengan standar yang ada. Pemakai listrik yang dimaksud umumnya mereka bergantung kepada negara pemberi pinjaman atau dalam rangka kerja sama, dimana semua peralatan listrik mulai dari pembangkit (generator set) hingga peralatan kerja (motor-motor listrik) di suplai dari negara pemberi pinjaman/kerja sama tersebut. Sebagai anggota, IEC (International Electrotechnical Comission), Indonesia telah mulai menyesuaikan sistem tegangan menjadi 220/380 Volt saja, karena IEC sejak tahun 1967 sudah tidak mencantumkan lagi tegangan 127 Volt. (IEC Standard Voltage).

Pengertian Kelistrikan Dan Sistem Distribusi Tenaga Listrik yang erblog bisa bagikan, semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan ke teman-teman anda yang membutuhkan. :) salam ER

Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya

Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya | Hai kawan-kawan erblog yang setia, kali ini erblog akan berbagi tentang Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya dan semoga artikel tentang Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya bermanfaat untuk teman-teman semua. Oke langsung saja untuk membaca atikel tentang Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya 

Pada survei yang dilakukan oleh Barclays Bank, yang dirilis pekan lalu, terungkap bahwa kekayaan warga Singapura meningkat paling cepat jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Sebagaimana dikutip dari Forbes, Selasa (9/7/2013), survei tersebut dilakukan dengan melibatkan perseorangan dengan kekayaan individu minimal 1,5 juta dollar AS atau sekitar Rp 15 miliar. Jumlah responden yang terlibat dalam survei ini mencapai 2.000 orang yang tersebar di seluruh dunia.

Hasil yang paling menonjol dari survei itu adalah kekayaan warga Singapura naik paling cepat jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Rata-rata orang Singapura hanya butuh waktu 10 tahun untuk menjadi orang dengan kekayaan setidaknya Rp 15 miliar.

Meskipun krisis keuangan melanda berbagai negara di kawasan Eropa dan Amerika Serikat, hal itu tak banyak memengaruhi laju kenaikan kekayaan orang Singapura, yang dalam hal ini naik hingga 50 persen.

Kenaikan tersebut juga erat hubungannya dengan menguatnya bursa saham Singapura. Indeks Straits Times yang naik dua kali lipat pada periode 2008-2013 membuat kekayaan warga negara ini juga melejit. Namun, kondisi tersebut juga membuat sebagian besar kekayaan warga Singapura selalu dibayangi fluktuasi dari lantai bursa.

Dari survei itu, salah satu yang menarik untuk disimak adalah bagaimana orang Singapura membagi uangnya, yang membuat mereka begitu cepat kaya.

Tabungan dan investasi. Ternyata, orang Singapura begitu memprioritaskan untuk menabung dan berinvestasi. Dari seluruh kekayaan yang dimilikinya, sebanyak 61 persen dimasukkan ke bank maupun diinvestasikan ke instrumen pasar modal. Porsi tersebut di bawah alokasi penduduk Hongkong, yang menyisihkan 66 persen kekayaannya untuk ditabung dan diinvestasikan, sedangkan warga China daratan mengalokasikan 58 persen.

"Traveling" dan kegiatan amal. Orang Singapura adalah warga yang selalu disibukkan dengan berbagai aktivitas. Berjalan selalu terburu-buru menjadi pemandangan yang biasa di setiap sudut negara kecil itu. Namun, di balik kesibukannya itu, warga Singapura adalah orang yang senang bepergian dan menghabiskan waktu luang.

Di sisi lain, mereka juga senang menyisihkan sebagian kekayaan untuk kegiatan sosial kendati mereka identik dengan orang yang money oriented. Untuk keperluan berwisata dan mendukung kegiatan amal, orang Singapura menyisihkan 16 persen dari kekayaan mereka.

Mobil dan perhiasan. Dari survei Barclays, diketahui, ternyata orang Singapura tak begitu terobsesi untuk membeli mobil, perhiasan, maupun benda-benda untuk dikoleksi sehingga untuk pos ini, rata-rata orang Singapura hanya mengalokasikan 7 persen dari kekayaannya.

Kondisi ini berbeda dengan warga India yang sangat gemar membeli mobil dan perhiasan sehingga alokasi dana untuk pembelanjaan ini mencapai 17 persen.

Obsesi. Di sisi lain, survei itu juga mengungkapkan cita-cita orang Singapura dengan harta yang mereka miliki itu. Ini agak mengejutkan lantaran orang Singapura sangat ingin melakukan sesuatu yang bisa bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Bahkan, karena itu, mereka punya cita-cita untuk memberikan 50 persen kekayaannya untuk lembaga amal dan 13 persen diwariskan kepada keturunannya.

Bagaimana dengan Anda...?

Demikian artikel Ingin Cepat? Orang Singapura Cepat Kaya, Ini Rahasianya (sumber Kompas) yang erblog bisa bagikan, semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan ke teman-teman anda yang membutuhkan. :) salam ER

Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger

Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger
Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger | Hai kawan-kawan erblog yang setia, kali ini erblog akan berbagi tentang Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger dan semoga artikel tentang Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger bermanfaat untuk teman-teman semua. Oke langsung saja untuk membaca atikel tentang Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger

ER BLOG - Salah satu widget penting yang sering digunakan oleh para blogger adalah Widget Popular Posts.  Widget ini penting karena berpotensi meningkatkan page views blog.

Masih membahas optimasi SEO blogger, maka pada postingan kali ini, akan diungkap bagaimana mengoptimalkan widget popular posts standart, bawaan blogger agar menjadi lebih SEO Friendly.

Trik yang akan diterapkan adalah, membuat widget ini menjadi valid HTML5 sehingga error saat pengecekan pada W3C Markup Validation Service dapat dikurangi, dan untuk memperbaiki SEO Score dilakukan pula penambahan Title Link serta Title Image pada widget ini.


Optimasi SEO pada Widget Popular Posts Blogger
  • Untuk memulai perkerjaan ini, seperti biasa Anda harus login ke blogger dengan user ID serta password Anda
  • Pada halaman dashboard blogger pilih menu Template > Edit HTML
  • Pada halaman Editor Template Blogger klik tombol Jump to widget dan pilih widget popular posts seperti gambar di bawah ini.
Jump to widget
  • Expand kode widget dengan menekan simbol panah warna hitam di bagian kiri halaman editor template blogger, sehingga kode akan terlihat seperti di bawah ini.
  •   <b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'>
        <b:includable id='main'>
      <b:if cond='data:title'><h3><data:title/></h3></b:if>
      <div class='widget-content popular-posts'>
        <ul>
          <b:loop values='data:posts' var='post'>
          <li>
            <b:if cond='data:showThumbnails == &quot;false&quot;'>
              <b:if cond='data:showSnippets == &quot;false&quot;'>
                <!-- (1) No snippet/thumbnail -->
                <a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <!-- (2) Show only snippets -->
                <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
                <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
              </b:if>
            <b:else/>
              <b:if cond='data:showSnippets == &quot;false&quot;'>
                <!-- (3) Show only thumbnails -->
                <div class='item-thumbnail-only'>
                  <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                    <div class='item-thumbnail'>
                      <a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
                        <img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
                </div>
                <div style='clear: both;'/>
              <b:else/>
                <!-- (4) Show snippets and thumbnails -->
                <div class='item-content'>
                  <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                    <div class='item-thumbnail'>
                      <a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
                        <img alt='' border='0' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize'/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href'><data:post.title/></a></div>
                  <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
                </div>
                <div style='clear: both;'/>
              </b:if>
            </b:if>
          </li>
          </b:loop>
        </ul>
        <b:include name='quickedit'/>
      </div>
    </b:includable>
      </b:widget>
  • Agar kode widget ini valid HTML5 hapus kode yang ditulis dengan warna merah.
  • Selanjutnya tambahkan kode (warna biru) untuk menampilkan Title Link dan Title Image, sehingga kode widget akan menjadi seperti di bawah ini.
  •   <b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Popular Posts' type='PopularPosts'>
        <b:includable id='main'>
      <b:if cond='data:title'><h3><data:title/></h3></b:if>
      <div class='widget-content popular-posts'>
        <ul>
          <b:loop values='data:posts' var='post'>
          <li>
            <b:if cond='data:showThumbnails == &quot;false&quot;'>
              <b:if cond='data:showSnippets == &quot;false&quot;'>
                <!-- (1) No snippet/thumbnail -->
                <a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a>
              <b:else/>
                <!-- (2) Show only snippets -->
                <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a></div>
                <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
              </b:if>
            <b:else/>
              <b:if cond='data:showSnippets == &quot;false&quot;'>
                <!-- (3) Show only thumbnails -->
                <div class='item-thumbnail-only'>
                  <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                    <div class='item-thumbnail'>
                      <a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
                        <img expr:alt='data:post.title' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize' expr:title='data:post.title'/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a></div>
                </div>
                <div style='clear: both;'/>
              <b:else/>
                <!-- (4) Show snippets and thumbnails -->
                <div class='item-content'>
                  <b:if cond='data:post.thumbnail'>
                    <div class='item-thumbnail'>
                      <a expr:href='data:post.href' target='_blank'>
                        <img expr:alt='data:post.title' expr:height='data:thumbnailSize' expr:src='data:post.thumbnail' expr:width='data:thumbnailSize' expr:title='data:post.title'/>
                      </a>
                    </div>
                  </b:if>
                  <div class='item-title'><a expr:href='data:post.href' expr:title='data:post.title'><data:post.title/></a></div>
                  <div class='item-snippet'><data:post.snippet/></div>
                </div>
                <div style='clear: both;'/>
              </b:if>
            </b:if>
          </li>
          </b:loop>
        </ul>
      </div>
    </b:includable>
      </b:widget>
  • Simpan perubahan template Anda dengan menekan tombol Save Template.

Sampai di sini pekerjaan Anda telah selesai dan silahkan diperiksa, kunjungi blog Anda dan periksa apakah title link dan title image telah berhasil di tampilkan. Jika Anda sukses jangan lupa ucapkan Alhamdulillah.

Demikian artikel Cara Optimasi Widget Popular Posts Blogger yang erblog bisa bagikan, semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan ke teman-teman anda yang membutuhkan. :) salam ER

Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download

fasterfox untuk meinigkatkan pperforma firefox
Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download | Hai kawan-kawan erblog yang setia, kali ini erblog akan berbagi tentang Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download dan semoga artikel tentang Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download bermanfaat untuk teman-teman semua. Oke langsung saja untuk membaca atikel tentang Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download 


ER BLOG - Mozilla Firefox merupakan salah satu browser Open Source  yang dinamis, sehingga memungkinkan pihak ketiga ikut terlibat untuk mengembangkan dan mereview serta meningkatkan performa browser ini.

Pada bulan July 2012 RsCcman Production telah merilis Add-ons Fasterfox dalam bentuk Extension yang berfungsi untuk meningkatkan performa serta kecepatan akselerasi Mozilla Firefox saat digunakan, baik untuk browsing, upload maupun download file di internet, bahkan peningkatan akselerasi akan terasa berbeda saat Fasterfox menampilkan video Youtube.

Karena bersifat open source, banyak cara yang telah dilakukan oleh pengguna browser ini untuk meningkatkan kinerja Mozilla Firefox seperti menggunakan Utility SpeedyFox atau melakukan Tweak Configuration dengan mengetikkan about:config pada address bar lalu melakukan pengaturan konfigurasi secara manual.  Anda dapat menemukan beragam tutorial pengaturan konfigurasi ini di internet.

Bagaimana Fasterfox Meningkatkan Performa dan Kinerja Mozila Firefox?

Banyak opsi konfigurasi Add-ons Fasterfox yang dapat Anda sesuaikan untuk meningaktkan performa browser Mozila Firefox.  Konfigurasi ini sebelumnya banyak dilakukan dengan cara manual seperti :
  • Prefetch Links
    Prefetching Fasterfox memanage ulang bandwith yang tersedia serta semua caching link dengan mekanisme yang unik pada halaman yang Anda browsing, sehingga diperoleh kecepatan loading yang lebih dinamis.
  • Tweak Network
    Fasterfox memungkinkan Anda untuk men-tweak jaringan dan pengaturan rendering seperti koneksi simultan, pipelining, cache, DNS cache, serta inisialisasi paint delay.
  • Page Load Timer
    Anda dapat menguji efektivitas pengaturan konfigurasi Fasterfox dengan mengaktifkan opsi Page Load Timer, dengan catatan Anda harus menghapus cache setiap kali Anda retest halaman saat browsing
  • Block Popups
    Fasterfox dapat memblokir popup pada halaman yang membutuhkan plug-in Flash, jika fitur Block Popups diaktifkan.

Instalasi dan Konfigurasi Add-ons Fasterfox

Untuk menambahkan Add-ons Fasterfox pada browser Mozilla Firefox, cukup simple dan tidak terlalu rumit ikuti langkah berikut ini untuk melakukan instalasi dan konfigurasi Add-ons Fasterfox
Pastikan browser yang Anda gunakan adalah Mozilla Firefox
  • Selanjutnya klik tombol + Add to Firefox
fasterfox

  • Tunggu beberapa saat sampai proses loading selesai kemudian klik tombol Install Now
install fasterfox

  • Setelah proses instalasi selesai akan muncul jendela pop-up untuk melakukan restart Firefox, klik tombol Restart Now
restart now


  • Pada saat browser telah terbuka kembali pilih panel Firefox pada sudut kiri bagian atas, klik menu Add-ons seperti gambar berikut ini
add-ons option

  • Pada halaman Add-ons Manager pilih Extensions dan cari Fasterfox, klik tombol Options
fasterfox option

  • Pilih opsi Turbo Charged pada tab Presets dan pada tab Fasterfox tandai (mark) untuk opsi Enable Enhanched Prefetching dan opsi Enable Page Load Timer kemudian klik tombol OK
fasterfox setting

Sampai di sini proses instalasi dan pengaturan konfigurasi Add-ons Fasterfox selesai, silahkan Anda rasakan sensasi browsing menggunakan Mozila Firefox yang pasti akan berbeda dibanding sebelum Anda menggunakan Add-ons Fasterfox, jika Anda merasa puas dengan performa baru Mozilla Firefox Anda jangan lupa ucapkan Alhamdulillah.


Demikian artikel Fasterfox Meningkatkan Performa FirefoxBrowsing Dan Download yang erblog bisa bagikan, semoga bermanfaat dan silahkan dibagikan ke teman-teman anda yang membutuhkan. :) salam ER